apaa kabar kalian?
nahhhh sekarang saya akan melanjutkan menulis blog saya...
Nahhh hari ini tanggal 22 september 2014
saya belajar mengenai Silogisme, Kebenaran dan Kesesatan.
Sesi 1 Silogisme
dosen : Pak Carolus :)
Apa sih arti silogisme ?
>> Silogisme adalah suatu simpulan dimana dari 2 premis atau utusan disimpulkan suatu putusan yang baru.
>> Premis benar, maka kesimpulan akan benar.
>> 2 macam silogisme :
1. Silogisme Kategoris
2. Silogisme Majemuk
>> Silogisme Kategoris : premis dan simpulannya adalah pernyataan tanpa syarat.
>> contoh : M-P Perbuatan jahat itu haram
S-M Menghina itu adalah perbuatan jahat
S-P Maka, menghina itu haram.
NOTE : bila penalaran baik, silogisme memperlibatkan alasan dan dasar. Ciri khasnya adalah Karena itu, maka, dari situ, dll.
>> Silogisme Kategoris : mempunyai 2 premis, tediri 3 term yaitu S,P,M
>M adalah S dalam premis mayor dan P dalam premis minor, aturannya adalah minor harus sebagai penegasan, premis mayor bersifat umum.
>M menjadi P dalam premis mayor dan minor, aturannya adalah salalh satu premis harus negatif, premis mayor bersifat umum.
Contoh : Premis Mayor : lingkaran adalah bentuk bundar
Premis Minor : segitiga bukan bentuk bundar
Simpulan : Segitiga bukan lingkaran.
>M menjadi S : aturannya adalah premis minor harus berupa penegasn dan mayor bersifat Partikular.
Contoh : Premis Mayor : Mahasiswa itu orang dengan tugas belajar.
Premis Minor : ada Mahasiswa yang orang bodoh.
Simpulan : Jadi, sebagian orang bodoh itu orang dengan tugas belajar.
>M adalah P, aturannya adalah Premis minor harus berupa penegasan, sedangkan simpulan bersifat Partikular.
Contoh : Premis Mayor : Influenza itu penyakit.
Premis Minor : semua penyakit menggangu kesehatan.
Simpulan : Jadi, sebagian yang menggangu kesehatan itu influenza.
>> Silogisme Majemuk : Premis-premisnya sangat lengkap, lebih dari 3 jenisnya :
1. Epicherema : Silogisme yang salah satunya atau keduanya disertai alasan.
Contoh :
Premis Mayor : Semua arloji bermutu adalah arloji mahal, karen sukar pembuatannya.
Premis Minor : Arloji Mido itu adalah arloji baik, karena selalu tepat dan awet.
Simpulan : Jadi, Arloji Mido adalah arloji mahal.
2. Enthymema : Silogisme yang dalamnya penalarannya tidak mengemukakkn semua secara ekplisit ( Silogisme Singkat).
3. Polisilogisme : simpulan silogisme menjadi premis dalam silogisme lain.
4. Sorites: Silogisme yang premisnya lebih dari 2.
Selesai Materi Silogisme kami break sejenak, sampai jam 10
Sesi 2
Oleh : Pak Raja
KESESATAN PEMIKIRAN ( FALLACIA)
>> Kesesatan adalah keslahan pemikiran dalam logika bukan kesalahan fakta, tetapi kesalahan atas kesimpulan karena penalaran yang tidak sehat.
>> Contoh : Keslahan fakta : Presiden AS Obama lahir diindonesia, ahmad lahir dengan bintang gemini, maka hidupnya penuh dengan persoalan.
>> Klasifikasi Kesesatan : - Kesesatan Formal dan kesesatan Informal.
>> Kesesatan Formal: Pelanggaran terhadap Kaidah Logika.
Contoh : Semua penodong berwajah seram. Pengamen berwajah seram. Jadi semua pengamen penodong. ( yang dilaggar adalah premis ke 2 tidak boleh universal, harus ada yang 1 partikular).
>> Kesesatan Informal : Menyangkut Kesesatan dalam bahasa.
Contohnya : Antara hewan dan manusia memiliki perbedaan. ( Kesalahan pada kata antara, harusnya tidak menggunakan kata antara (kt. Depan))
1. Amfiboli : sesat karena struktur kalimat langsung. Contohnya: Anto anak Bu lasma yang hilang ingatan lari dari rumah. (Pembenaran: Anto yang hilang ingatan anak Bu Lasma lari dari rumah).
2. Kesesatan aksen atau Prosodi : Sesat karena penekanan yang salah dlaam pembicaraan. Contohnya: Ada aturan “ Anda tidak boleh ganggu tetangga”. Nah Pak Budi bukan tetangga anda. Maka anda boleh menggangu anaknya. ( kesalahannya : Kata Tetangga).
3. Kesesatan Bentuk pembicaraan: sesat karena orang menyimpulkan kesamaan kontruksi juga berlaku bagi yang lain. Contoh : Berpakain artinya memakai pakaian.
4.Kesesatan aksiden : Yang aksidental ( bukan yang utama) dengan hal yang hakiki.
5. Kesesatan karena alasan yang salah : Konklusi ditarik dari premisnya yang tak relevan.
6.Kesesatan Presumsi : Generalisasi tergesa-gesa. Contohnya: Orang padang pandai masak.
7. Non Sequitor(belum tentu) : Memang saya tidak lulus karena beberapa hari yang lalu saya berdebat dengan dosen.
8.Analogi Palsu : Membuat istri bahagia seperti membuat hewan piaraan bahagia dengan membelai kepalanya.
9.Penalaran Melingkar (petitioprincipii) : Manusia merdeka karna ia bertanggung jawab dan ia bertanggung jawab karena ia merdeka.
10.Deduksi cacat : Barang siapa sering memberi sumbangan maka ia baik, andi pasti orang baik( Belum tentu)
11.Pikiran Simplistis : Karena ia tidk beragama, maka ia pasti tidak bermoral.
>> Menghindari Persoalan :
1. Argumen Ad Hominem : Jangan percaya omongan karena ia bekas narapidana.
2. Argumen Ad Popuum : Menghindari persoaln dari bahasa. Contoh : Korupsi, maka partai Nasdem adalah partai masa depan kita.
3. Argumen Ad Misericirdiam : Seorang anak yang merengek-rengek kepada ibunya untuk minta uang jajan.
4. Argumen Ad Baculum(tongkat) : Karena beda pendapat, suka meneror orang.
5. Argumen Ad Auctoritarium : Mengutip pendapat Freud mengenai Psikoanalisa. Contoh: Meminjam nama orang lain
6. Argumen Ad Ignorantiam : Bila tidak bia dibuktikan bahwa Tuhan itu ada, maka Tuhan tidak ada.
7. Argumen untuk keuntungan seseorang : sesorang pengusaha berjanji mau membiayayi kuliah, bila mahasiswa mau dijadikan istri.
8. Non Causapro Causa : Orang sakit perut stelah menghapus sms berantai maka, dia menggap itu sebgai penyebab.
>> Kesesatan Retoris :
>Eufemisme/Disfemisme
>Penjelasan Retorik
>Stereotipe
>Innuendo
>Loading Question
>Weaseler
>Downplay
>Leluco
>Hiperbola
>Pengandaian Bukti
>Dilema Semu
Selesai materinyaaaa yeahhhhhhh
Bahan diambil dari Buku pembahasan filsafat dan dari power point yang dibuat oleh Pak Carolus dan Pak Raja
Semoga bermanfaat


0 komentar:
Posting Komentar